Shalat Ja'far At-Thayyar
Shalat Ja'far At-Thayyar
Untaian Cahaya dari Kitab Al-Ibadat Al-Mustahabbah Juz 1
Ketahuilah, wahai jiwa yang merindukan dekapan kasih sayang-Nya, Shalat Ja'far At-Thayyar adalah anugerah agung untuk membersihkan debu-debu dosa di hati. As-Saduq meriwayatkan dalam *Al-Muqni'ah* bahwa Rasulullah ﷺ menatap Ja'far bin Abi Thalib dan bersabda dengan penuh kelembutan, *"Sungguh, aku karuniakan kepadamu sesuatu yang bila engkau amalkan setiap hari, Allah akan mengampuni dosamu... atau bila engkau amalkan setiap tahun, akan diampuni dosamu. Sekalipun dosamu sebanyak bintang di langit, sehelai demi sehelai dedaunan, dan butiran pasir di bumi, niscaya Allah akan mengampuninya."
Syaikh At-Thusi dalam *Mushbah Al-Mutahajjid* mencatat kesaksian batin Al-Mufaddhal bin Umar: "Aku melihat Abu Abdillah (Imam Jafar As-Sadiq AS) mendirikan shalat ini, menengadahkan kedua tangannya, dan melangitkan doa. Beliau berpesan kepadaku, *'Wahai Mufaddhal, jika batinmu memendam hajat yang besar, dirikanlah shalat ini. Berdoalah dengan doa ini dan mintalah kebutuhanmu, niscaya Allah akan memenuhinya, insya Allah, dengan penuh keyakinan.'
*Keutamaan dan Tata Cara Shalat Ja'far At-Thayyar*
Syaikh Abbas Al-Qummi dalam *Mafatih Al-Jinan* menyebut ibadah ini sebagai *Eliksir Teragung* dan *Belerang Merah* (kiasan rahasia penyembuh jiwa). Ibadah ini adalah pelebur dosa-dosa besar dan kunci pembuka hajat. Waktu paling mulia untuk menenangkannya adalah di permulaan siang pada hari Jumat.
Shalat ini terdiri dari empat rakaat (ditunaikan dengan dua rakaat lalu salam, dan dua rakaat lagi):
* **Rakaat Pertama:** Setelah surah Al-Fatihah, bacalah surah *Idza Zulzilat* (Az-Zalzalah).
* **Rakaat Kedua:** Setelah Al-Fatihah, bacalah surah *Al-'Adiyat*.
* **Rakaat Ketiga:** Setelah Al-Fatihah, bacalah surah *Idza Ja'a Nasrullah* (An-Nasr).
* **Rakaat Keempat:** Setelah Al-Fatihah, bacalah surah *Al-Ikhlas* (Qul Huwallahu Ahad).
**Untaian Tasbih dalam Setiap Rakaat**
Di setiap rakaat, engkau melantunkan zikir kesucian ini:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
*(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar)*
* **Setelah membaca surah (sebelum rukuk):** 15 kali.
* **Di dalam Rukuk (setelah tasbih rukuk):** 10 kali.
* **Saat I'tidal (berdiri setelah rukuk):** 10 kali.
* **Di dalam Sujud Pertama (setelah tasbih sujud):** 10 kali.
* **Duduk di antara dua sujud:** 10 kali.
* **Di dalam Sujud Kedua (setelah tasbih sujud):** 10 kali.
* **Setelah Sujud Kedua (saat duduk istirahat sebelum berdiri/tasyahud):** 10 kali.
*(Total 75 tasbih di setiap rakaat. Keseluruhan empat rakaat membuahkan 300 tasbih yang mensucikan jiwa).*
**Munajat Penyerahan Diri di Sujud Terakhir**
Al-Kulayni merawat sebuah riwayat suci dari Abu Sa'id Al-Mada'ini. Imam Ash-Shadiq (AS) bertanya kepadanya, *"Maukah kuajarkan sesuatu yang engkau bisikkan dalam Shalat Ja'far?"*
Beliau bersabda: "Saat engkau merampungkan tasbih di sujud kedua pada rakaat keempat, bacalah dari lubuk hatimu:
سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ الْعِزَّ وَالْوَقَارَ، سُبْحَانَ مَنْ تَعَطَّفَ بِالْمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنْبَغِي التَّسْبِيحُ إِلَّا لَهُ، سُبْحَانَ مَنْ أَحْصَى كُلَّ شَيْءٍ عِلْمُهُ، سُبْحَانَ ذِي الْمَنِّ وَالنِّعَمِ، سُبْحَانَ ذِي الْقُدْرَةِ وَالْكَرَمِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ الْعِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ، وَاسْمِكَ الْأَعْظَمِ وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّةِ الَّتِي تَمَّتْ صِدْقاً وَعَدْلاً، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَهْلِ بَيْتِهِ وَافْعَلْ بِي كَذَا وَكَذَا
*(Ucapkan hajat dan kerinduanmu kepada-Nya sebagai pengganti kalimat 'kaza wa kaza' di akhir).
**Munajat Rintihan Usai Shalat*
Al-Mufaddhal bin Umar melihat Imam Ash-Shadiq (AS) menengadahkan tangannya usai shalat ini dan merintih:
* **يَا رَبِّ يَا رَبِّ** (Ya Rabbi, Ya Rabbi - diulang hingga putus nafas)
* **يَا رَبَّاهُ يَا رَبَّاهُ** (Ya Rabbahu, Ya Rabbahu - hingga putus nafas)
* **رَبِّ رَبِّ** (Rabbi, Rabbi - hingga putus nafas)
* **يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ** (Ya Allah, Ya Allah - hingga putus nafas)
* **يَا حَيُّ يَا حَيُّ** (Ya Hayyu, Ya Hayyu - hingga putus nafas)
* **يَا رَحِيمُ يَا رَحِيمُ** (Ya Rahiim, Ya Rahiim - hingga putus nafas)
* **يَا رَحْمَنُ يَا رَحْمَنُ** (Ya Rahmaan, Ya Rahmaan - 7 kali)
* **يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ** (Ya Arhamar Rahimiin - 7 kali)
Lalu bersimpuhlah dengan kalimat ini:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَفْتَتِحُ الْقَوْلَ بِحَمْدِكَ، وَأَنْطِقُ بِالثَّنَاءِ عَلَيْكَ، وَأُمَجِّدُكَ وَلَا غَايَةَ لِمَدْحِكَ، وَأُثْنِي عَلَيْكَ وَمَنْ يَبْلُغُ غَايَةَ ثَنَائِكَ وَأَمَدَ مَجْدِكَ، وَأَنَّى لِخَلِيقَتِكَ كُنْهَ مَعْرِفَةِ مَجْدِكَ، وَأَيَّ زَمَنٍ لَمْ تَكُنْ مَمْدُوحاً بِفَضْلِكَ مَوْصُوفاً بِمَجْدِكَ عَوَّاداً عَلَى الْمُذْنِبِينَ بِحِلْمِكَ. تَخَلَّفَ سُكَّانُ أَرْضِكَ عَنْ طَاعَتِكَ فَكُنْتَ عَلَيْهِمْ عَطُوفاً بِجُودِكَ جَوَاداً بِفَضْلِكَ، عَوَّاداً بِكَرَمِكَ، يَا لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
**Hadiah Terindah dari Sang Nabi (ﷺ)**
Al-Kulayni merekam bahwa Rasulullah ﷺ mendekati Ja'far dan berkata: *"Wahai Ja'far, tidakkah aku memberimu anugerah? Tidakkah aku mengaruniakan sesuatu padamu? Tidakkah aku mencintaimu?"*
Orang-orang mengira Beliau akan menghadiahkan emas atau perak. Namun Sang Nabi bersabda: *"Sungguh, aku berikan kepadamu sesuatu, yang jika engkau amalkan setiap hari, itu lebih indah bagimu dari dunia beserta seluruh isinya. Jika engkau mengerjakannya di antara dua hari, diampuni dosamu di antara keduanya, atau setiap Jumat, setiap bulan, atau setiap tahun, akan diampuni dosa di antara keduanya, yakni engkau mendirikan shalat empat rakaat..."*
Semoga berkah dan bermanfaat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar